Tips & Tricks

Tips Merawat Wallpaper Dinding Agar Lebih Awet

Cara Membersihkan Wallpaper Dinding

Wallpaper dinding umumnya memiliki masa layak pakai yang cukup lama, namun cara perawatan yang salah terkadang membuat wallpaper kurang awet dan mudah mengelupas. Berikut ini adalah beberapa tips untuk merawat wallpaper dinding agar lebih awet, antara lain :

Periksa Dinding Sebelum Memasang Wallpaper

Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan wallpaper dinding yang awet digunakan dalam waktu lama adalah dengan memeriksa keadaan dinding sebelum wallpaper dinding dipasang. Hal yang perlu di cek adalah permukaan dinding, apakah sudah rata atau belum, apakah terdapat bekas lubang paku, atau terdapat retak-retak, untuk memastikan wallpaper dinding terpasang sempurna maka kondisi dinding tersebut harus diperbaiki sebelum memasang wallpaper, lubang bekas paku harus ditutup terlebih dahulu, retak-retak atau permukaan tidak rata harus diratakan terlebih dahulu, dengan demikian wallpaper dapat terpasang sempurna, dam membuat wallpaper lebih awet.

Selain mengecek keadaan permukaan dinding, Anda perlu juga untuk mengecek kelembabannya. Dinding yang lembab menjadi musuh utama wallpaper, dinding lembab menyebabkan wallpaper dinding menjadi basah, lem tidak merekat, menimbulkan jamur dan merusak wallpaper, untuk mengatasi hal ini dinding harus dicat dahulu dengan cat anti lembab, sehingga permukaan dinding tetap kering dan akan menjadikan wallpaper yang terpasang akan lebih awet.

Bersihkan debu pada wallpaper dinding secara berkala

Debu yang menempel di permukaan wallpaper dinding rumah Anda tentu tampak mengganggu dan bukan tidak mungkin dapat mengurangi keawetan dari wallpaper itu sendiri dan berpengaruh pada daya rekatnya, terutama jika debu menempel pada sudut wallpaper yang dapat masuk dan menempel pada perekat wallpaper, hal ini tentu mempengaruhi daya rekat wallpaper.

Agar wallpaper yang Anda pasang dapat awet menempel, Anda perlu rajin membersihkan debu pada bagian wallpaper yang terpasang di dinding rumah Anda. Untuk mempermudah pekerjaan ini, Anda dapat menggunakan lap kemoceng dengan struktur swiffer atau kain kering, atau kemoceng dari wool yang dapat mengangkat debu. Atau saat ini ada lap microfiber yang dapat membuat debu menempel pada lap, sehingga wallpaper dinding lebih mudah membersihkannya.

Bersihkan debu dengan gerakan memutar searah jarum jam agar debu yang menempel benar – benar hilang sempurna.

Membersihkan noda wallpaper dinding dengan tepat

Terkadang karena kecerobohan atau kesalahan kecil dapat membuat wallpaper dinding terkena noda, seperti kopi atau teh yang tumpah dan percikannya mengenai wallpaper dinding anda, atau mungkin bagi yang memiliki anak kecil, dengan keluguan dan kelucuannya menggambar atau mencorat-coret wallpaper dinding anak anda.

Lalu bagaimana bila wallpaper Anda terkena percikan noda? Adanya percikan noda – noda yang diabaikan begitu saja tentu dapat mengurangi nilai estetika dari ruangan rumah secara keseluruhan. Apalagi jika noda terdapat pada wallpaper ruang tamu, tentu akan sangat mengganggu pemandangan jika ada tamu datang. Oleh karena itu, penting bagi Anda yang menggunakan wallpaper dinding pada dinding ruangan di rumah untuk memahami cara membersihkan noda wallpaper yang tepat.

Untuk mengatasi hal ini, Anda dapat mencoba membersihkannya dengan menggunakan campuran jeruk nipis dan air hangat, dan menggosokkannya perlahan pada bagian noda wallpaper dengan menggunakan spons lembut.  Untuk wallpaper berbahan kain, Anda dapat membersihkannya dengan bantuan sikat.

Pembersihan wallpaper sesuai jenis wallpaper yang digunakan

Ada beberapa jenis bahan wallpaper dinding yang cukup populer, mulai dari wallpaper dari bahan kertas, akrilik atau pun vinyl. Wallpaper dari bahan kertas umumnya lebih rapuh, sehingga Anda perlu lebih hati – hati saat membersihkannya. Anda dapat menggunakan lap kering untuk membersihkan wallpaper dari noda atau debu.

Sementara untuk wallpaper dinding dari bahan akrilik atau vinyl, Anda dapat menggunakan spons lembut yang dibasahi air hangat dan ditambahkan sabun ringan. Meski lebih tahan terhadap noda, suhu lembab dan pembersihan berkala, Anda perlu menghindari pembersihan wallpaper dengan menggunakan spons dengan permukaan kasar karena dapat menggores lapisan wallpaper.

Saat ini terdapat juga wallpaper dinding 3d yang tidak hanya motifnya yang 3 dimensi, tapi benar-benar permukaannya menonjol, biasanya wallpaper dinding jenis ini memiliki motif wallpaper batu bata. biasa terbuat dari bahan yang lebih keras seperti PVC (polyvinyl chloride), bahan dengan campuran plastik dan permukaan yang kasar, untuk jenis wallpaper dengan bahan ini Anda lebih mudah membersihkannya, karena bahannya yang kuat, sehingga Anda tidak perlu takut rusak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *